Motto Sekolah Sahabat Tani

Memulai dari hal-hal kecil lebih baik dibanding tidak melakukan apa-apa sama sekali.

Jumat, 03 Mei 2013

UGM Gagas Sekolah Tani


YOGYAKARTA – Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (Pustek) Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan Jenderal Sudirman Center menggagas berdirinya Sekolah Tani. Program ini diharapkan menjadi model alternatif dalam pemberdayaan petani di Indonesia. Materi program yang diberikan pada kader-kader petani dan kelompok tani diarahkan pada aspek pengetahuan tentang politik ekonomi pertanian yang lebih luas. “Lewat Sekolah Tani, kita mencoba memperbaiki nasib petani dengan cara mereka dicerdaskan dan diorganisasikan,” kata Kepala Pustek UGM, Dr. Revrisond Baswir ditemui disela-sela saat peluncuran program Sekolah Tani di kantor Pustek, Bulaksumur, Kamis (2/5).


Sony, demikian ia akrab disapa, menambahkan sasaran peserta awal sebanyak 25-30 orang per angkatan yang merupakan kader muda tani, meliputi kelompok tani di DIY dan Jawa Tengah dengan memperhatikan komposisi jender dan usia. Materi kurikulum mencakup wawasan pembangunan pertanian, potret kemiskinan, sejarah kebijakan dan pergerakan petani, problematika kebijakan dan tata niaga pertanian, strategi penguatan kelembagaan dan jejaring petani. “Kita harapkan setelah lulus mereka mengetahui bagaimana tata niaga di sektor pertanian dan petani juga mampu mengatur jual beli dan tidak lagi diatur oleh tengkulak dan rentenir,” katanya.
Program sekolah tani ini menurut Sony juga didukung oleh pimpinan universitas dengan disinergikan sekolah tani lewat program KKN PPM sehingga bisa dilaksanakan banyak daerah di Indonesia. “Harapan kita program ini bisa berkelanjutan,” katanya.
Sony menampik jika program ini dibentuk untuk kepentingan pemilu 2014. Menurutnya, gagasan pembentukan sekolah tani ini murni untuk meningkatkan kesejahteraan petani yang selama ini masih dalam kondisi memprihatinkan. “Kita ingin bekerja sungguh-sungguh mengamalkan Pancasila dan Konstitusi. Dalam jangka panjang, petani dan buruh bisa bergandengan mengamalkan pancasila dan pasal 33 UUD, bukan sekedar macan kertas,” ungkapnya.
Senada, ketua Jenderal Sudirman Center, Bugiakso, menuturkan pendirian sekolah tani dilatarbelakangi atas keprihatinan menurunnya tingkat kesejahteraan petani dalam satu dekade terakhir. Bahkan dari tahun ke tahun produksi pertanian kian merosot sebaliknya kran produk impor pertanian makin dibuka lebar. “Ada yang salah dalam kebijakan pertanian untuk ketahanan pangan nasional,” imbuhnya.
Wakil Ketua Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM UGM, Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng., Ph.D., mengatakan program sekolah tani diharapkan mampu memberdayakan petani yang kini tengah menghadapi ketergantungan makin banyaknya produk impor pertanian seperti daging, bawang, dan gandum. “Petani butuh pendidikan komperehensif agar mereka mampu membangun sikap kritis dari kebijakan struktural yang berpengaruh pada kesejahteraan petani,” pungkasny. (Humas UGM/Gusti Grehenson)

Rabu, 27 Maret 2013

GAPOKTAN MEDAN JOHOR PERINGATI HUT KE 3

Medan,22-03-2013 (LP2KP)
Minggu 17 Maret 2012 bertempat di Sekretariat P4S Tani Kreatif Jl.Eka Rosa Medan Johor, berlangsung acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun Gapoktan Medan Johor ke 3. Acara puncak ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya. Berbagai kegiatan berkaitan dengan peringatan hari ulang tahun ini diantaranya adalah;

1) Lomba mewarnai untuk tingkat anak-anak TK dan SD. Temanya adalah tentang   pertanian,sawah.ladang
2) Lomba memasak nasi goreng sehat untuk para Suami dari Petani Perempuan Perkotaan
3) Lomba merancang Orang-orangan Sawah untuk anggota Gapoktan dan juga diikuti kelompok mahasiswa yang tengah melakukan program magang di Gapoktan Medan Johor dan P4S Tani kreatif.
4) Gerak jalan Sehat untuk keluarga Tani perkotaan
5)  Diskusi "Pangan Sehat Untuk Rakyat" yang diikuti oleh seluruh anggota Gapoktan Medan Johor, P4S Tani kreatif, KKPP. Kegiatan diskusi ini diselenggarakan atas kerjasama BKP Sumatera Utara, Gapoktan Medan Johor, P4S Tani Kreatif,KKPP,DPW-SPI dan LP2KP Medan.
Acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Sumatera Utara mewakili Gubernur Sumatera Utara yang tidak bisa hadir karena sedang menghadiri acara diluarkota. Pada kesempatan itu pula diserahkan beberapa hadiah kepada para pemenang lomba. Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pertanian Sumatera Utara menghimbau agar kegiatan-kegiatan yang selama ini dilakukan oleh Gapoktan Medan Johor untuk terus dikembang dan diperluas. Beliau juga menyampaikan selamat ulang tahun sekaligus berkenan melakukan pemotongan tumpeng sambil berdialog dengan para hadirin.
Turut memberikan kata sambutan Ketua LP2KP sebagai perwakilan organisasi-organisasi mitra Gapoktan Medan Johor,KKPP,P4S Tani Kreatif.
 Dalam kata sambutannya,beliau mengajak Gapoktan Medan Johor,P4S Tani Kreatif dan KKPP untuk terus bekerjasama meningkatkan pendidikan dan pelatihan bagi para anggota Gapoktan Medan Johor dan P4S Tani Kreatif khususnya dalam bidang pertanian perkotaan. Beliau juga mendorong untuk menjadikan tema Pangan Sehat yang sudah diangkat dalam diskusi itu sebagai awal dari Gerakan Pangan Sehat di kota Medan dan Medan Johor menjadi wilayah percontohan.
Dalam kesempatan itu ketua Gapoktan Medan Johor menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dinas Pertanian Sumatera Utara, BKP dan jajarannya serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan dan Kecamatan Medan Johor dan Kelurahan Gedung Johor yang selama ini telah banyak membantu kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Gapoktan Medan Johor.

Acara yang diliput oleh RRI Sumatera Utara ini berlangsung sederhana namun tidak mengurangi arti dan makna serta tekad Gapoktan Medan Johor untuk meneruskan program pertanian perkotaannya dan terus memperluas prgram-program lainnya.
Sepanjang tiga tahun usia Gapoktan Medan Johor sudah banyak program dan kegiatan yang dilaksanakan. Salah satu ungulan dari program/kegiatan Gapoktan Medan Johor adalah pengembangan pertanian pangan di perkotaan. Tanah-tanah pekarangan dan lahan tak terpakai disekitar perkotaan khususnya disekitar Medan Johor dikelola menjadi kebun-kebun tanaman pangan sehat. Demikian pula pemanfaatan lahan sempit untuk peternakan ikan air tawar serta pembibitan dan pengelolaan tanaman hias. Hasil yang didapatkan anggota ini kemudian dikelola dalam koperasi yang mampu menambah pendapatan keluarga. Selamat dan sukses Gapoktan Medan Johor

Sabtu, 23 April 2011

AKU INGIN PULANG...

 Oleh : Toto Pardamean Sinaga.
Perahuku terhampar ditengah kuala, tak berdayung oleng diterpa bibir gelombang. Kutengadahkan wajahku menghadap langit tak berbintang berharap kata-kata Tuhan datang menjadi penunjuk jalan pulangku. Dimalam gelap dan dinginnya angin laut kutundukkan wajahku menatap lantai perahuku, diriku hanyut dibawa arus kenangan masa kecilku. Bibirku yang kering memaksa membentuk senyum segaris...kerinduanku terhadap masa-masa itupun semakin kuat menyelinap diantara kegundahanku...perlahan aku menyadari betapa tak mampunya aku menjalankan peran nakhodaku. Banyak hal-hal baik selama ini diajarkan Ayah Ibuku luput dari perhatianku sehingga akhirnya aku terhampar dikuala tak berpenghuni ini...tak bisa kusembunyikan kelopak mataku yang mulai basah, kupandangi lumpur pantai yang terbawa diperut perahuku...hatiku berbisik lirih menyebut asal aku diciptakan...dan kemana jasadku akan dikembalikan...kubiarkan perahuku diombang-ambingkan gelombang...kuturutkan angin membawaku dan perahuku kemana yang ia mau...aku tak hendak mimpi masa laluku terhenti...aku tak kuasa membunuh kenangan itu...aku ingin kembali ke masa itu... Akupun tak sanggup menghapus keinginan pulang walau kenangan pahit masa kecilku masih sangat bisa kugambarkan...Kesadaranku semakin menenggelamkanku pada kenangan masa kecilku...dan menyudutkanku pada saat aku terhampar dikuala tak berpenghuni...hatiku memaksa bibirku bergemit untuk melafazkan La haw la walaa quwwata illa billah... Air laut yang kian memenuhi ruang-ruang perahuku membuatku tersentak...ah...akhirnya aku harus siap juga untuk tenggelam atau mengapung diayun alun dan gelombang...entah menuju pantai atau tersesat ditengah samudra luas...kutengadahkan wajahku menghadap langit berharap ada kata-kata Tuhan yang bisa menuntunku untuk pulang... Medan 23 April 2011